Tampilkan postingan dengan label artikel. Tampilkan semua postingan

Kamis, 14 Mei 2015

Legenda Sangkuriang

Sangkuriang

Sangkuriang
Sangkuriang adalah legenda yang berasal dari Tanah Sunda. Legenda tersebut berkisah tentang terciptanya danau Bandung, Gunung Tangkuban Parahu, Gunung Burangrang, dan Gunung Bukit Tunggul. Dan berbagai cerita menarik yang patut disimak dari legenda tersebut adalah kisah cerita cinta antara anak dan ibunya.

Pada jaman dahulu, tersebutlah kisah seorang puteri raja di Jawa Barat bernama Dayang Sumbi. Ia mempunyai seorang anak laki-laki yang diberi nama Sangkuriang. Anak tersebut sangat gemar berburu Ia berburu dengan ditemani oleh Tumang, anjing kesayangan istana. Sangkuriang tidak tahu, bahwa anjing itu adalah titisan dewa dan juga bapaknya.

Pada suatu hari Tumang tidak mau mengikuti perintahnya untuk mengejar hewan buruan. Maka anjing tersebut diusirnya ke dalam hutan. Ketika kembali ke istana, Sangkuriang menceritakan kejadian itu pada ibunya. Bukan main marahnya Dayang Sumbi begitu mendengar cerita itu. Tanpa sengaja ia memukul kepala Sangkuriang dengan sendok nasi yang dipegangnya. Sangkuriang terluka. Ia sangat kecewa dan pergi mengembara.

Pada jaman dahulu, tersebutlah kisah seorang puteri raja di Jawa Barat bernama Dayang Sumbi. Ia mempunyai seorang anak laki-laki yang diberi nama Sangkuriang. Anak tersebut sangat gemar berburu Ia berburu dengan ditemani oleh Tumang, anjing kesayangan istana. Sangkuriang tidak tahu, bahwa anjing itu adalah titisan dewa dan juga bapaknya.

Pada suatu hari Tumang tidak mau mengikuti perintahnya untuk mengejar hewan buruan. Maka anjing tersebut diusirnya ke dalam hutan. Ketika kembali ke istana, Sangkuriang menceritakan kejadian itu pada ibunya. Bukan main marahnya Dayang Sumbi begitu mendengar cerita itu. Tanpa sengaja ia memukul kepala Sangkuriang dengan sendok nasi yang dipegangnya. Sangkuriang terluka. Ia sangat kecewa dan pergi mengembara.

Setelah kejadian itu, Dayang Sumbi sangat menyesali dirinya. Ia selalu berdoa dan sangat tekun bertapa. Pada suatu ketika, para dewa memberinya sebuah hadiah. Ia akan selamanya muda dan memiliki kecantikan abadi. Setelah bertahun-tahun mengembara, Sangkuriang akhirnya berniat untuk kembali ke tanah airnya. Sesampainya disana, kerajaan itu sudah berubah total. Disana dijumpainya seorang gadis jelita, yang tak lain adalah Dayang Sumbi. Terpesona oleh kecantikan wanita tersebut maka, Sangkuriang melamarnya. Oleh karena pemuda itu sangat tampan, Dayang Sumbi pun sangat terpesona padanya.

Pada suatu hari Sangkuriang minta pamit untuk berburu. Ia minta tolong Dayang Sumbi untuk merapikan ikat kepalanya. Alangkah terkejutnya Dayang Sumbi ketika melihat bekas luka di kepala calon suaminya. Luka itu persis seperti luka anaknya yang telah pergi merantau. Setelah lama diperhatikannya, ternyata wajah pemuda itu sangat mirip dengan wajah anaknya. Ia menjadi sangat ketakutan. Maka kemudian ia mencari daya upaya untuk menggagalkan proses peminangan itu. Ia mengajukan dua buah syarat. Pertama, ia meminta pemuda itu untuk membendung sungai Citarum. Dan kedua, ia minta Sangkuriang untuk membuat sebuah sampan besar untuk menyeberang sungai itu. Kedua syarat itu harus sudah dipenuhi sebelum fajar menyingsing.

Malam itu Sangkuriang melakukan tapa. Dengan kesaktiannya ia mengerahkan mahluk-mahluk gaib untuk membantu menyelesaikan pekerjaan itu. Dayang Sumbi pun diam-diam mengintip pekerjaan tersebut. Begitu pekerjaan itu hampir selesai, Dayang Sumbi memerintahkan pasukannya untuk menggelar kain sutra merah di sebelah timur kota. Ketika menyaksikan warna memerah di timur kota, Sangkuriang mengira hari sudah menjelang pagi. Ia pun menghentikan pekerjaannya. Ia sangat marah oleh karena itu berarti ia tidak dapat memenuhi syarat yang diminta Dayang Sumbi.

Dengan kekuatannya, ia menjebol bendungan yang dibuatnya. Terjadilah banjir besar melanda seluruh kota. Ia pun kemudian menendang sampan besar yang dibuatnya. Sampan itu melayang dan jatuh menjadi sebuah gunung yang bernama “Tangkuban Perahu.” mengajukan dua buah syarat. Pertama, ia meminta pemuda itu untuk membendung sungai Citarum. Dan kedua, ia minta Sangkuriang untuk membuat sebuah sampan besar untuk menyeberang sungai itu. Kedua syarat itu harus sudah dipenuhi sebelum fajar menyingsing.

Malam itu Sangkuriang melakukan tapa. Dengan kesaktiannya ia mengerahkan mahluk-mahluk gaib untuk membantu menyelesaikan pekerjaan itu. Dayang Sumbi pun diam-diam mengintip pekerjaan tersebut. Begitu pekerjaan itu hampir selesai, Dayang Sumbi memerintahkan pasukannya untuk menggelar kain sutra merah di sebelah timur kota. Ketika menyaksikan warna memerah di timur kota, Sangkuriang mengira hari sudah menjelang pagi. Ia pun menghentikan pekerjaannya. Ia sangat marah oleh karena itu berarti ia tidak dapat memenuhi syarat yang diminta Dayang Sumbi.

Dengan kekuatannya, ia menjebol bendungan yang dibuatnya. Terjadilah banjir besar melanda seluruh kota. Ia pun kemudian menendang sampan besar yang dibuatnya. Sampan itu melayang dan jatuh menjadi sebuah gunung yang bernama “Tangkuban Perahu.”

Contoh Naskah Pembawa Acara

Contoh Naskah Pembawa Acara
Hari Ulang Tahun RI (HUT RI)


Kepada Bapak Kades yang saya hormati, beserta ibu kades
kepada Bapak Rt Dan Bapak Rw ,yang saya hormati
Para hadirin sekalian yang saya hormati yang telah datang ke acara ini dalam rangka menyambut perayaan  HUT RI Ke 60
Assalaamualaikum wr. wb.
Marilah kita panjatkan puji syukur ke hadirat Allah SWTyang telah melimpahkan rahmat Nya kepada kita. Hanya dengan rahmat-Nya semata, pada hari ini kita dapat berkumpul dalam acara menyambut perayaan  HUT RI yang ke 58
Adapun susunan acara kita pada hari ini adalah:
1. Pembukaan
2. Sambutan sambutan Bapak Lurah
3. pemberian hadiah kepada peserta lomba gerak jalan santai oleh bapak Rw
4. Hiburan
5. Doa
6. Penutup
Hadirin, marilah kita awali acara ini dengan membaca basmallah ,,,, (Bismillaahirrohmanirrohiim)
Semoga apa yang kita lakukan hari ini dapat membawa kebaikan bagi kita semua, aaamiiin.....
Hadirin yang berbahagia .....
Kita ikuti acara yang kedua, yaitu sambutan-sambutan:
Sambutan yang pertama dari Bapak Lurah Desa Talun saya silahkan bapak lurah untuk memberikan sambutan sepatah dua patah kata tempat dan waktu saya persilahkan
(Dilanjutkan Sambutan Bapak Kades )
Demikianlah pesan-pesan bapak lurah kita . Dalam sambutan beliau tadi, berpesan untuk menjaga keutuhan bangsa dan Negara yang kita cintai ini dan memasayarakatkan olah raga kepada masyarakat terutama gerak jalan santai sebagai olah raga yang murah dan praktis
Selanjutnya, sambutan dari Bapak Rw sekaligus pemberian hadiah bagi pemenang loba gerak jalan santai

kepada Bapak/RW  ...... kami persilakan.
(Dilanjutkan Sambutan Bapak Rw )
Terima kasih Bapak Rw atas sambutanya seta petuahnya yang sangat bermanfaat bagi kita semua
Beberapa acara telah kita lalui bersama. Dan sekarang tibalah kita pada acara yang kita nantikan, yaitu acara hiburan. Sebagai pembuka, kita sambut Tari .jaipong yang akan dibawakan dara-dara mojang mojang periangan kita  Tepuk tangan yang meriah.

(Diisi dengan acara hiburan lainnya)
Tak terasa, tiga jam telah kita lewati bersama. Berbagai rangkaian acara terah kita lalui. Tibalah saatnya kita akan mengakhiri acara ini. Untuk itu, marilah kita tutup acara ini dengan pembacaan doa dari Bapak ustad zakir
 Kepada Bapak, waktu dan tempat kami sediakan.
Dengan berakhirnya pembacaan doa tadi maka berakhir pulalah acara perpisahan hari ini. Mudah-mudahan acara hari ini memberi kesan mendalam bagi kita semua.
Sebagai pembawa acara saya mohon maaf jika ada hal
yang kurang berkenan. Jayalah Indonesia Dirgahayu Republik Indonesia
Wassalaamualaikum wr.wb.


pengertian ekologi

Ekologi

pengertian ekologi
Ekologi adalah ilmu yang mempelajari interaksi antara organisme dengan lingkungannya dan yang lainnya. Berasal dari kata Yunani oikos ("habitat") dan logos ("ilmu"). Ekologi diartikan sebagai ilmu yang mempelajari baik interaksi antar makhluk hidup maupun interaksi antara makhluk hidup dan lingkungannya. Istilah ekologi pertama kali dikemukakan oleh Ernst Haeckel (1834 - 1914).[1] Dalam ekologi, makhluk hidup dipelajari sebagai kesatuan atau sistem dengan lingkungannya.
Pembahasan ekologi tidak lepas dari pembahasan ekosistem dengan berbagai komponen penyusunnya, yaitu faktor abiotik dan biotik. Faktor abiotik antara lain suhu, air, kelembaban, cahaya, dan topografi, sedangkan faktor biotik adalah makhluk hidup yang terdiri dari manusia, hewan, tumbuhan, dan mikroba. Ekologi juga berhubungan erat dengan tingkatan-tingkatan organisasi makhluk hidup, yaitu populasi, komunitas, dan ekosistem yang saling memengaruhi dan merupakan suatu sistem yang menunjukkan kesatuan.
Ekologi merupakan cabang ilmu yang masih relatif baru, yang baru muncul pada tahun 70-an.[2] Akan tetapi, ekologi mempunyai pengaruh yang besar terhadap cabang biologinya. Ekologi mempelajari bagaimana makhluk hidup dapat mempertahankan kehidupannya dengan mengadakan hubungan antar makhluk hidup dan dengan benda tak hidup di dalam tempat hidupnya atau lingkungannya.[2] Ekologi, biologi dan ilmu kehidupan lainnya saling melengkapi dengan zoologi dan botani yang menggambarkan hal bahwa ekologi mencoba memperkirakan, dan ekonomi energi yang menggambarkan kebanyakan rantai makanan manusia dan tingkat tropik.
Para ahli ekologi mempelajari hal berikut
  1. Perpindahan energi dan materi dari makhluk hidup yang satu ke makhluk hidup yang lain ke dalam lingkungannya dan faktor-faktor yang menyebabkannya.
  2. Perubahan populasi atau spesies pada waktu yang berbeda dalam faktor-faktor yang menyebabkannya.
  3. Terjadi hubungan antarspesies (interaksi antarspesies) makhluk hidup dan hubungan antara makhluk hidup dengan lingkungannya.

Kini para ekolog(orang yang mempelajari ekologi)berfokus kepada Ekowilayah bumi dan riset perubahan iklim.

Konsep Ekologi

Hubungan keterkaitan dan ketergantungan antara seluruh komponen ekosistem harus dipertahankan dalam kondisi yang stabil dan seimbang (homeostatis)[2]. Perubahan terhadap salah satu komponen akan memengaruhi komponen lainnya.[2] Homeostatis adalah kecenderungan sistem biologi untuk menahan perubahan dan selalu berada dalam keseimbangan.[1]
Ekosistem mampu memelihara dan mengatur diri sendiri seperti halnya komponen penyusunnya yaitu organisme dan populasi[1]. Dengan demikian, ekosistem dapat dianggap suatu cibernetik di alam. Namun manusia cenderung mengganggu sistem pengendalian alamiah ini[1].
ekosistem merupakan kumpulan dari bermacam-macam dari alam tersebut, contoh hewan, tumbuhan, lingkungan, dan yang terakhir manusia

Kamis, 07 Mei 2015

contoh kata pengantar

Contoh Kata Pengantar

 contoh kata pengantar makalah

KATA PENGANTAR

Kami panjatkan puja dan puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya, sehingga penulis dapat meneyelesaikan makalah berjudul “Jogging Meningkatkan Kebugaran Jasmani” ini dalam waktu yang telah ditentukan.
              Makalah ini tidak akan selesai tanpa bantuan dari berbagai pihak baik secara langsung maupun tidak langsung. Untuk itu perkenankanlah penulis menyampaikan ucapan terima kasih kepada:
1.    Allah SWT. Yang telah meridloi pembuatan makalah dengan baik.
2.    Teman yang telah membantu menyusun makalah ini
3.    Seluruh pihak yang tidak dapat penulis sebutkan satu persatu yang telah banyak membantu penulis dalam menyelesaikan penulisan makalah ini.
Penulis menyadari bahwa penulisan makalah ini masih jauh dari sempurna. Untuk itu, kritik dan saran yang membangun dalam perbaikan karya tulis ini sangat penulis harapkan.
Penulis berharap semoga makalah ini dapat memberikan manfaat bagi pembaca, khususnya guna mengetahui cara meningkatkan kebugaran jasmani.


Penulis

contoh kata pengantar Laporan pakerin

Kata Pengantar


    Dengan mengucapkan syukur alhamdulilah atas kehadirat Allah Subhanahuwataala., yang telah memberikan rahmat dan karunia-nya kepada saya, sehingga saya dapat menyelesaikan pelaksanaan Praktik Kerja Industri (Prakerin) di Koperasi “Maju Bersama Syariah” dapat terselesaikan dengan baik.
  1. Laporan ini dapat terselesaikan atas bantuan dan bimbingan semua pihak. Untuk itu saya mengfucapkan terima kasih kepada semua pihak yang ikut membantu dalam penyelesaian laporan ini, terutama kepada :Ayah dan ibu tercinta yang telah  mendukung baik secara moril maupun materil dalam pelaksanaan prakerin serta penyusunan laporan ini.
  2. Bapak. Drs.Dede Sobandi selaku kepala sekolah SMK Informatika Terpadu Bandung yang telah membantu laporan ini dan mengadakan prakerin ini.
  3. Bapak. Jajang M.Rozaq, S.T.,selaku pembimbing sekolah yang telah membimbing dan mempersetujui hasillaporanprakerin  ini sampai selesai.
  4. Bapak.Irfan Hilmy, S.Pd., selaku pembimbing laporan yang telah menjadi pembimbing dalam laporan ini.
  5. Bapak. Endang Sobandi selaku pembimbing DU/DI yang telah membimbing selama prakerin di koperasi “Maju bersama syariah”.
  6. Bapak.Nandang Gumilar, sebagai wakasek kurikulum yang telah membantu dan membimbing sampai laporan ini diselesaikan dan menyetujui prakerin di koperasi”Maju bersama syariah”.
  7. Guru- guru SMK Informatika Tepadu Bandung yang telah mempersakati prakerin  di koperasi”maju bersama syariah”.
  8. Karyawan-karyawan Koperasi yang telah membantu dan memberitahu kegiatan selama prakerin selesai.
  9. Serta semua pihak yang penulis tidak sebutkan satu persatu, yang telah membantu penulis dalam menyusun laporan ini selesai.
  10. Serta pihak yang tidak dapat saya sebutkan satu persatu yang telah membantu dalam proses penyusunan laporan ini.

    Penyusunan laporan ini sebagai salah satu syarat untuk mengikuti Ujian Akhir Sekolah (UAS) dan Ujikom serta Ujian Akhir Nasional (UAN) tahun pelajaran 2015/2016 serta sebagai bukti bahwa telah melaksanakan Praktik Kerja Industri (Prakerin).
    Saya menyadari sepenuhnya bahwa laporan ini masih jauh dari sempurna. Untuk itu kritik dan saran yang sifatnya membangun demi kesempurnaan laporan ini sangat saya harapkan. Mudah-mudahan laporan ini dapat bermanfaat bagi saya khususnya dan pembaca pada umumnya.
   
Ibun,April  2015


    Penulis